IBC Fokus Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai Kebutuhan Indonesia
WARTAMATARAM.COM – Indonesia Battery Corporation (IBC) memfokuskan pengembangan paten teknologi baterai berbasis nikel untuk memenuhi kebutuhan pasar kendaraan listrik di dalam negeri.
IBC juga menjalin kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta sejumlah universitas di Indonesia untuk mendorong lahirnya inovasi yang produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Head of Research and Technology IBC, Adit, mengatakan pihaknya optimistis riset dalam negeri dapat mengejar capaian teknologi baterai China, selama hasil riset tersebut benar-benar diarahkan menjadi produk yang bisa dipasarkan secara luas.
“Kalau cuma mengejar angka (paten), saya optimis banget kita bisa mengejar,” kata Adit.
Ia menegaskan, yang didorong IBC bukan sekadar jumlah paten, melainkan productive patent atau inovasi yang dapat diwujudkan menjadi produk nyata.
“Yang didorong di Indonesia adalah productive patent. Dari 10.000 paten, berapa yang produktif,” ujarnya.
Adit juga mengungkapkan bahwa IBC telah memiliki paten di bidang baterai dan jumlahnya akan bertambah pada tahun ini, meski ia belum bersedia menyebutkan angkanya.
Menurut dia, IBC menggandeng peneliti dari kampus-kampus di Indonesia dan BRIN untuk mengembangkan teknologi baterai di Tanah Air. Selain itu, perusahaan juga berupaya menyiapkan talenta dari universitas untuk terlibat di industri baterai nasional.
“Kita ingin mengembangkan baterai nikel yang cocok dengan kebutuhan orang Indonesia,” kata Adit.
Karena itu, sejumlah paten yang sedang dikembangkan IBC diarahkan agar lebih pro-nikel, sejalan dengan sumber daya mineral yang dikuasai Indonesia, sekaligus tetap ekonomis bagi masyarakat.
“Jadi bagaimana caranya kita tetap pakai nikel, tapi karena daya beli orang Indonesia untuk mobil listrik di kisaran Rp400 jutaan, kita bisa menghasilkan mobil listrik dengan harga yang lebih murah,” jelasnya.
“Intinya, bagaimana nikel tetap bisa digunakan dan sesuai kebutuhan serta kemampuan orang Indonesia,” tegas dia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
