Indonesia Kembali Ikuti Kompetisi Vokasi Internasional di Timor Leste
WARTAMATARAM.COM – Indonesia kembali berpartisipasi dalam ajang keterampilan pendidikan dan pelatihan vokasi bertaraf internasional di Timor Leste. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 delegasi dari berbagai negara.
Ajang bertajuk The 2nd Timor-Leste International Friendly Skills Competition: Mastering Skills, Building the Future itu berlangsung pada 6-9 Juli di dua pusat pelatihan vokasi di Díli dan Liquiça, Timor Leste.
Berdasarkan pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri Timor Leste yang diterima di Jakarta, Senin, Indonesia juga telah mengikuti edisi pertama kompetisi tersebut pada 2023. Saat itu, peserta berasal dari Indonesia, Australia, dan Timor Leste, sementara China dan Malaysia hadir sebagai negara pengamat.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi menghadirkan perwakilan dari delapan negara peserta, termasuk Indonesia dan Malaysia yang mewakili kawasan Asia Tenggara. Sejumlah negara dari Pasifik, seperti Fiji, Nauru, Papua Nugini, Samoa, Tonga, dan Vanuatu, juga mengirimkan kontestan serta juri ahli.
Sementara itu, Kepulauan Solomon dan Tuvalu hadir sebagai negara pengamat.
Institut Nasional Pengembangan Tenaga Kerja Timor Leste selaku penyelenggara utama menyebutkan kompetisi persahabatan ini diikuti 36 kontestan, yang terdiri atas 22 peserta tingkat nasional dan 14 peserta tingkat internasional. Ajang ini juga melibatkan 41 juri ahli, dengan rincian 23 juri nasional dan 15 juri internasional.
Panitia memperkirakan acara tersebut dapat menarik lebih dari 1.000 pengunjung.
Para peserta akan berlaga dalam empat kategori, yakni instalasi listrik, memasak, pelayanan restoran, serta pengelasan. Cabang instalasi listrik, memasak, dan pelayanan restoran digelar di Centro Formação Dom Bosco Comoro, Díli, sedangkan pengelasan berlangsung di pusat pelatihan CNEFP Tibar, Liquiça.
Selain kompetisi utama, rangkaian acara juga mencakup pertemuan bilateral, pameran bisnis dan institusional, konferensi teknis, lokakarya tematik, hingga kunjungan budaya.
Berbagai kegiatan tambahan itu disiapkan untuk memfasilitasi diskusi, mendorong pertukaran ide dan praktik terbaik, menjembatani hubungan antara lembaga pelatihan dan sektor industri, serta memperkuat kerja sama Timor Leste dengan negara-negara Asia Tenggara dan Pasifik.
Institut Nasional Pengembangan Tenaga Kerja Timor Leste berharap ajang ini dapat menjadi platform strategis untuk mempromosikan kemampuan generasi muda Timor Leste, meningkatkan mobilitas tenaga kerja, dan memperkuat pengakuan kompetensi tenaga kerja di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
