Prabowo Deklarasikan Perang terhadap Koruptor di Tengah Rupiah yang Melemah

05 Jun 2026 • 10:10 iMedia

WARTAMATARAM.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memerangi korupsi saat memberikan pernyataan di Sentul. Ia menyatakan siap memenuhi kebutuhan lembaga penegak hukum yang menangani pemberantasan korupsi, mulai dari personel hingga dukungan operasional.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut akan mendukung penuh BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung agar dapat bekerja lebih optimal. Sikap itu disambut sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memberi ruang lebih besar bagi penegakan hukum terhadap para pelaku korupsi.

Di saat yang sama, perhatian publik juga tertuju pada pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak di kisaran Rp18.100 per dolar AS. Kondisi ini memicu kekhawatiran di tengah dinamika ekonomi global, termasuk penguatan dolar dan tekanan pada harga-harga kebutuhan impor.

Respons publik pun beragam. Di satu sisi, pidato Presiden dipandang sebagai pernyataan tegas melawan korupsi. Di sisi lain, pelemahan rupiah menambah kecemasan masyarakat terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Prabowo juga menyinggung adanya rasa kecewa atas pihak-pihak yang sebelumnya dipercaya, namun justru tersangkut persoalan. Ia menegaskan bahwa pergantian pejabat bukan keputusan ringan, karena menyangkut kepercayaan yang telah diberikan.

Situasi ini memperlihatkan dua agenda besar yang berjalan bersamaan: penguatan pemberantasan korupsi dan tantangan menjaga stabilitas ekonomi. Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah dalam menjawab keduanya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya