Soenarko Minta Prabowo Bersikap soal Polemik Ijazah Jokowi
WARTAMATARAM.COM – Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Kebangsaan Selamatkan Indonesia (GAKSI) meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap terkait polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.
Desakan itu disampaikan Soenarko saat aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.
Soenarko menilai Prabowo seharusnya tidak diam melihat polemik yang menurutnya telah menjadi perhatian publik. Ia juga mengingatkan pernyataan Prabowo sebelumnya bahwa presiden merupakan penegak hukum.
"Apa (Prabowo) nggak dengar, begitu ramai dan begitu menjadi perhatian publik. Kok, diam saja. Presiden itu sebenarnya penjuru dan pelopor penegak hukum. Itu pernah juga disampaikan Prabowo sebelum dilantik," ujar Soenarko dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Ia menambahkan, tuntutan agar Jokowi menunjukkan ijazah S1 asli ke publik sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Namun, menurutnya, belum ada langkah tegas dari aparat penegak hukum.
"Tapi nyatanya, gerakan untuk menuntut agar Jokowi menunjukkan ijazah S1-nya sudah lebih satu tahun, kok diam saja. Terutama oleh pihak kepolisian dan kehakiman yang menjadi instrumen kekuasaan justru terkesan melindungi," katanya.
Soenarko juga menilai persoalan itu dapat segera selesai apabila Jokowi memperlihatkan dokumen yang dipersoalkan kepada publik.
"Tapi karena memang Jokowi ini penipu, dan kebetulan dia sudah menyiapkan pertahanan diri sejak awal dia berkuasa. Sehingga dia begitu kuat untuk menolak atau melawan pihak-pihak yang menuntut ijazah aslinya," tandasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
