Optimisme Pelaksanaan Ibadah Haji 2026 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

07 Mar 2026 • 13:56 iMedia

Warta Mataram – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menyampaikan harapan bahwa pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2026 akan tetap berlangsung meskipun situasi di Timur Tengah semakin memanas akibat ketegangan antara AS dan Israel dengan Iran. Ia percaya bahwa konflik yang ada tidak akan berdampak langsung pada Makkah dan Madinah.

Dalam wawancaranya dengan wartawan pada Sabtu (6/3/2026), Singgih menegaskan, “Dari saya untuk rute penerbangan kita serahkan ke maskapai. Saya yakin potensi konflik tidak akan sampai ke Makkah atau Madinah. Haji harus tetap berjalan sesuai jadwal dan rencana, Insyaallah.”

Meski memprediksi bahwa konflik akan berlarut-larut, anggota DPR dari Partai Golkar ini meyakinkan bahwa Makkah dan Madinah aman untuk dijadikan lokasi ibadah. Ia juga mencatat bahwa ada ribuan jemaah umrah yang mengalami keterlambatan di Saudi karena menggunakan maskapai yang harus transit di negara-negara seperti UEA, Bahrain, atau Qatar.

“Perang mungkin akan berlangsung lama, namun tidak akan sampai ke Makkah dan Madinah. Kementerian Agama harus mengambil langkah antisipatif untuk memastikan jalur penerbangan yang aman. Banyak jemaah umrah yang terjebak karena transit di UEA, Bahrain, Oman, dan Qatar,” tambahnya. Singgih juga mengkonfirmasi bahwa penerbangan dengan maskapai seperti Garuda, Lion Air, dan Saudi Airlines, serta Malaysia Airlines dianggap aman.

Di sisi lain, Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, turut memberikan masukan mengenai skenario alternatif untuk penerbangan haji. Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan rute melalui wilayah Afrika dalam situasi ketegangan yang mungkin masih berlangsung.

“Jemaah tidak mungkin menunggu terlalu lama untuk diberangkatkan. Harus ada alternatif lain, seperti penerbangan yang dialihkan melalui Afrika,” ungkap Marwan saat melakukan konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026).

Marwan menjelaskan lebih lanjut bahwa penerbangan dapat dilakukan dari Jeddah menuju Nairobi, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah lain, yang menjauh dari jalur konflik. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan berbagai pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan dan penyedia layanan haji untuk menyiapkan rencana tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya