Desa Taman Ayu: Potensi Wisata dan Tantangan Lingkungan

27 Feb 2026 • 11:11 iMedia

Warta Mataram – Desa Taman Ayu di Kecamatan Gerung, Nusa Tenggara Barat, kini mendapatkan perhatian khusus dalam program “Desa Berdaya” dari Pemerintah Provinsi NTB. Dengan keunikan geografis yang dimilikinya, desa ini memiliki potensi wisata yang signifikan, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Pada kunjungannya yang berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya penanganan kemiskinan secara menyeluruh. Ia menyoroti bahwa tidak ada satu aspek pun yang dapat diselesaikan secara terpisah, melainkan perlu adanya strategi “Orkestrasi dan Kolaborasi” untuk mengintegrasikan berbagai program yang sudah ada.

“Kemiskinan memiliki berbagai dimensinya. Menyelesaikan satu masalah seperti sampah atau bencana saja tidak akan menghapuskan kemiskinan. Semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, desa, hingga sektor swasta harus bekerja sama,” jelas Gubernur Iqbal.

Sebagai langkah awal, Pemprov NTB melakukan validasi data kemiskinan ekstrem di Desa Taman Ayu. Dari perkiraan awal sekitar 7.000 jiwa, hasil verifikasi menunjukkan angka riil sekitar 4.000 jiwa yang memerlukan intervensi.

  • Level Desa: Pengalokasian dana sekitar Rp 500 juta untuk memperkuat infrastruktur dan potensi desa.
  • Level Keluarga: Intervensi pada kebutuhan rumah tangga yang paling membutuhkan.

“Kita akan fokus pada ketahanan pangan dan pariwisata. Saya harap pendamping desa memanfaatkan sumber daya yang ada, bukan memulainya dari nol,” tambahnya.

Muhammad Tajudin, Kepala Desa Taman Ayu, menjelaskan bahwa desanya diapit oleh dua sungai besar dan berbatasan dengan laut serta pegunungan. Meskipun memiliki keindahan alam dan kekayaan seni, seperti Wayang dan Tenun, desa ini menghadapi masalah serius seperti abrasi pantai yang sudah menghilangkan sekitar 70 hektare lahan.

“Abrasi sangat parah, hampir terlihat seperti sabit di peta. Kami sudah berusaha berkomunikasi dengan pemerintah provinsi, tetapi biaya pembangunan infrastruktur penahan ombak menjadi tantangan tersendiri. Tanaman dan bangunan yang ada pun sudah banyak yang hilang akibat gelombang laut,” kata Tajudin.

Selain itu, polusi udara dari aktivitas truk dan limbah sampah juga menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan warga. Sejalan dengan visi Gubernur, Kades Tajudin berkomitmen untuk membangun struktur sosial yang lebih baik, termasuk Forum Disabilitas dan Forum Sekolah Setara, untuk mendukung kelompok yang rentan.

Kunjungan tersebut ditutup dengan diskusi produktif antara Gubernur, para pejabat daerah, dan warga desa untuk mencari solusi konkret dalam menghadapi abrasi serta mengoptimalkan potensi pariwisata Desa Taman Ayu sebagai penggerak ekonomi.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya