Prabowo Subianto Tekankan Pentingnya Perdamaian dalam Pidato Nuzulul Qur’an
Warta Mataram – Dalam pidatonya di acara peringatan Nuzulul Qur’an yang diadakan secara resmi di Istana Negara, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengemukakan beberapa pesan penting terkait upaya menjaga perdamaian global.
Prabowo menyatakan dengan tegas bahwa Indonesia berkomitmen untuk berusaha sekuat tenaga dalam menjaga perdamaian dunia. “Kita tidak hanya berdoa, namun juga melakukan ikhtiar nyata dan bekerja keras untuk mewujudkan itu,” tegasnya.
Presiden menekankan bahwa dalam upaya menjaga perdamaian, Indonesia tidak akan campur tangan dalam urusan negara lain, melainkan lebih kepada menghormati setiap kekuatan yang ada di dunia ini. “Saya bersama para pembantu saya bertekad untuk memelihara hubungan baik dan persahabatan dengan semua bangsa dan negara,” ujarnya.
Prabowo juga mencermati banyaknya pemimpin di dunia saat ini yang gagal menjaga perdamaian meski memiliki kekuatan besar. “Di era yang penuh ketidakpastian ini, terdapat banyak pemimpin yang seharusnya mampu menjaga perdamaian namun tidak dapat melakukannya, padahal itu sangat diperlukan oleh umat manusia,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan negara-negara lain dalam menjaga perdamaian, serta mengajak untuk bersatu dalam menghadapi tantangan global yang semakin berbahaya. “Kita perlu menggalang kerukunan dan persatuan di antara kita untuk menghadapi situasi sulit ini,” lanjutnya.
Selain aspek perdamaian, Prabowo juga menyentuh tema kepemimpinan yang dipandang sebagai takdir dari Tuhan. Ia percaya bahwa kekuasaan harus digunakan untuk membela kebenaran dan mensejahterakan rakyat. “Semakin saya mengerti bahwa kepemimpinan adalah takdir dan kekuasaan merupakan titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup Prabowo.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
